Jenis Drone Berdasarkan Fungsi & Jumlah Baling-Baling

jenis drone berdasarkan fungsi dan jumlah baling-baling

Jenis Drone Berdasarkan jumlah baling-baling bisa dikategorikan menjadi: Double Copter ( 2 baling-baling ), Tri Copter ( 3 Baling-baling ), Quad Copter ( 4 Baling-baling ), Penta Copter ( 5  baling-baling ), Hexa Copter ( 6 Baling-baling ), Octa Copter ( 8 Baling-baling ). Jenis Drone dengan jumlah lebih dari 4 baling-baling lebih populer disebut sebagai multi rotor drone, atau jumlah rotor dan baling-baling yang bisa ditambah atau dikurangi sesuai beban (kamera) yang ingin diangkat.

Sedangkan Berdasarkan keperluan penggunaan, jenis drone bisa dikategorikan ke dalam beberapa kelompok:

Drone Solar Eagle : Jenis Drone yang sumber energinya berasal dari matahari, tidak ada resiko kehabisan bahan bakar. Drone ini paling banyak digunakan oleh militer Amerika Serikat untuk keperluan intelejen dan komunikasi.

Baca Juga: Drone Paling Terkenal di Dunia

Drone Global Hawk : Jenis Drone ini Lebih banyak digunakan sebagai pemantau kerusakan reaktor nuklir.

Drone Predator : Ini adalah jenis drone yang berfungsi sebagai alat pertahanan negara atau melakukan invasi ke daerah operasi militer. Selain dibekali dengan persenjataan, drone predator ini juga didesain untuk bisa bermanuver dalam kecepatan yang sangat tinggi layaknya pesawat tempur.

Baca Juga: Resiko Menerbangkan Drone

Drone Copter : ini adalah jenis drone yang paling banyak kita temukan di sekitar kita. Drone jenis ini biasanya dilengkapi dengan kamera foto dan video.

Mini Drone : Pesawat mainan yang diperuntukkan untuk anak-anak. dengan ukuran yang tentunya kecil dan kemampuan terbang yang terbatas.

Baca Juga: Pengertian dan Sejarah Drone

Jenis Drone Berdasarkan sumber energi yang digunakan dibagi menjadi empat:

Drone Bertenaga Surya : Didesain untuk keperluan pengamatan dalam jangka waktu yang sangat lama. Drone jenis ini hanya diperuntukkan untuk militer.

Drone Bertenaga Bahan Bakar Fosil : Drone jenis ini biasanya didesain untuk mengangkat beban yang lebih berat dari drone normal. Contohnya drone yang digunakan jasa ekspedisi di Amerika Serikat. Bahkan untuk tipe drone predator  menggunakan bahan bakar aftur untuk mendapatkan manuver dan kecepatan jelajah maksimal.

Drone Bertenaga Baterai : Jenis drone copter dan mini drone biasanya menggunakan tenaga baterai untuk menghasilkan putaran baling-baling.

Merek Drone Paling Terkenal Di Indonesia dan Dunia

merek drone paling terkenal di dunia sewa drone

Di indonesia dan dunia, ada lima merek drone yang paling populer untuk level consumer:

DJI 
Bisa kita sebut sebagai drone sejuta umat. Pasalnya, merek satu ini paling banyak digunakan oleh fotografer, videografer, filmaker. Karena DJI tak hanya fokus untuk mengembangkan motor dan sistem navigasi drone saja, tapi juga fokus mengembangkan kualitas kamera yang ditanamkan. Tak heran jika  hampir semua pilot drone mengenali merek ini. Seri yang paling terkenal dari merek drone ini adalah DJI Phantom dan DJI Inspire seri terbaru yang cukup mendobrak pasar adalah DJI MAVICK PRO dan DJI SPARK.

Baca Juga: Jenis-jenis Drone

YUNEEC
Membangun perusahaan di China, namun seiring melonjaknya omset dan permintaan produk. Akhirnya pindah kantor ke Amerika. Kelebihan Drone Yuneec terletak pada kemampuan angkat beban yang lebih berat karena didukung oleh 6 baling-baling (Hexa Copter). Ditambah lagi adanya dua mode terbang yang disediakan. Turtle Mode untuk pemula, dan Rabbit Mode untuk pengguna advance. Yuneec memiliki dua varian yakni Seri Typhoon dan Tornado.

Baca Juga: Sejarah Drone

WALKERA
Setelah diusut, ternyata merek drone walkera berasal dari tiongkok juga. Hanya saja lebih memilih untuk melebarkan sayap di wilayah Amerika Utara dan Eropa. Drone merek walkera ini lebih banyak didesain untuk balapan.

XIRO
Seperti merek-merek drone sebelumnya, merek Xiro ini juga berasal dari negeri tirai bambu. Keunggulan utama merek drone xiro ini terletak pada desain yang compact dan memikat. Kesan aerodinamik benar-benar bisa dirasakan begitu melihatnya. Meskipun tergolong sebagai pendatang baru, merek drone XIRO telah berhasil memenangkan Reddot Awards 2016.

Baca Juga: Bahaya Menggunakan Drone

3DR
Merek drone ini sangat populer di benua Amerika. Pasalnya, teknologi drone ini sangat canggih dan banyak diadopsi oleh manufaktur-manufaktur yang bergerak pada bidang agrikultur, perumahan, konstruksi, konservasi, bahkan organisasi bidang keselamatan sipil (Search and Rescue).

Bahaya & Resiko Menggunakan Drone

bahaya drone resiko menggunakan drone sewa drone

Disamping manfaat dan kegunaan Drone yang begitu banyak, ternyata drone juga bisa menjadi hal yang membahayakan. Adapun bahaya-bahaya yang bisa ditimbulkan antara lain:

Resiko Teriris Baling-baling Drone
Teknologi motor yang diterapkan pada baling-baling cukup canggih sehingga bisa berputar pada kecepatan super. Maka jangan coba-coba menyentuh bagian baling-baling yang sedang berputar dengan jari atau pun anggota tubuh lainnya. Meskipun terbuat dari plastik, namun saat berputar dalam kecepatan tinggi baling-baling bisa jadi lebih tajam daripada samurai.

Baca Juga: Merek Drone Paling Populer di Dunia

Resiko Jatuh dan Drone Menabrak Bangunan
Ada kalanya pesawat tanpa awak mengalami malfungsi pada sistem navigasi, sistem kendali, dan salah satu motor sudah tidak bisa berputar pada kecepatan seharusnya. Yang paling parah adalah jika kumparannya terbakar sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan selama penjelajahan di udara.

Resiko Drone diserang Burung
Ketinggian terbang drone biasanya sama dengan ketinggian terbang burung. Bagi burung, barang yang tentunya aneh bagi mereka ini bisa mengundang rasa penasaran. Ada banyak kejadian dimana burung elang mencoba merenggut pesawat tanpa awak seolah-olah itu adalah mangsanya. Banyak juga kejadian Drone bertabrakan dengan kawanan burung.

Baca Juga: Sejarah Penggunaan Drone

Drone Dapat Membahayakan Penerbangan Komersil
Menerbangkan drone pada ketinggian tertentu bisa membahayakan penerbangan komersil. Terlebih jika lokasi menerbangkan drone sangat dekat dengan lokasi bandara. Harap hati-hati menerbangkan drone di area dekat bandara. Anda bisa saja diciduk pihak berwenang jika terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh kelalaian dan kecerobohan anda dalam menerbangkan drone.

Baca Juga: Jenis-jenis Drone

Sejarah Drone – Pengertian Drone – Fungsi Drone

sejarah drone pengertian drone fungsi drone sewa drone

DRONE atau yang awalnya disebut UAV ( Unmanaged Aircraft Vehicle ) atau dalam bahasa indonesianya disebut sebagai pesawat tanpa awak. Akhir-akhir ini pesawat yang awalnya digunakan oleh pihak-pihak tertentu seperti pemerintah, militer, dan pertambangan sudah menjadi hal yang lazim digunakan oleh semua kalangan. Sebutan untuk UAV pun mulai bergeser ke dalam kata yang lebih simpel diucapkan dan lebih mudah diingat yaitu “Drone”.

Baca Juga: Merek Drone Paling Terkenal di Dunia

Siapa Saja Pengguna Drone?

Dahulu, pihak yang paling banyak menggunakan pesawat tanpa awak berasal dari kalangan militer dengan peruntukan yang teman-teman pasti sudah mengerti yakni untuk keperluan spionase. Alasan utama kenapa militer “Doyan” sekali melakukan spionase menggunakan pesawat tanpa awak antara lain: tidak ada resiko kehilangan nyawa dibandingkan harus mengirim mata-mata ke lokasi, bisa memantau dari jarak yang sangat tinggi, lebih hemat penggunaan energi dan bahan bakar yang berujung pada penghematan biaya.

Baca Juga: Jenis-jenis Drone Berdasarkan Fungsi & Jumlah Baling-baling

Saat ini Drone telah menjadi perangkat sehari-hari berbagai kalangan masyarakat. Artinya pesawat tanpa awak ini sudah bukan lagi perangkat spesial yang hanya bisa dimiliki dan dikendalikan oleh orang-orang tertentu. Tapi sekarang bisa kita saksikan sendiri bahwa anak-anak SMA, Mahasiswa, Fotografer, Sinematografer, Polisi, Pemerintah, hampir semua kalangan menggunakan drone untuk keperluan pengambilan foto udara, video udara, dan pemetaan. Bahkan untuk selfie saja, anak-anak muda sekarang sudah menggunakan drone.

Baca Juga: Bahaya Pesawat Tanpa Awak

Fungsi & Manfaat Penggunaan Drone

Fungsi Drone dari kelas consumer (non militer) adalah untuk membantu pemetaan, keperluan survey lokasi tambang, project monitoring, pengambilan foto udara, pengambilan video dokumentasi dari udara, produksi film dan sinetron, pembuatan iklan, bahkan ada juga drone untuk keperluan pertanian. Itulah kenapa hampir semua drone consumer level sudah dibekali dengan kamera dan gimbal (stabilizer kamera).

Menggunakan pesawat tanpa awak tentu bisa menghemat biaya berkali-kali lipat, bayangkan jika harus menggunakan helikopter hanya untuk memotret sebuah area pertambangan saja? Tentu menyewa drone adalah pilihan terbaik.